Wisata Kuliner Medan: Surga Rasa yang Selalu Bikin Rindu

Medan, ibu kota Sumatera Utara, sudah lama dikenal sebagai salah satu pusat kuliner paling kaya di Indonesia. Kota ini bukan hanya ramah wisata, penuh sejarah, dan berwarna secara budaya, tetapi juga disebut sebagai “kota seribu rasa” karena ragam makanannya yang begitu berlimpah. Siapa pun yang pernah menginjakkan kaki di Medan pasti setuju bahwa perjalanan di kota ini terasa belum lengkap bila tidak mencicipi kuliner-kuliner khasnya yang unik, kuat, dan menggugah selera.

Keunikan kuliner Medan berasal dari perpaduan berbagai budaya: Melayu, Tionghoa, Batak, India, hingga pengaruh modern yang berkembang dari waktu ke waktu. Setiap etnis memiliki ciri khas rasa masing-masing, dan semuanya melebur di kota ini, menghasilkan harmoni kuliner yang sulit ditemukan di kota lain. Itulah sebabnya wisata kuliner di Medan selalu menjadi daya tarik utama. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara datang hanya untuk mencicipi makanan-makanan khas yang legendaris—beberapa bahkan telah bertahan lebih dari 50 tahun.

Artikel ini akan membawa Anda menjelajah secara lengkap dunia kuliner Medan yang luar biasa, mulai dari hidangan tradisional, makanan berat, jajanan jalanan, minuman khas, sampai oleh-oleh kuliner yang wajib dibawa pulang. Nikmati juga tips perjalanan kuliner dan rekomendasi rute makan seharian penuh.

Baca juga artikel lainnya di sini: https://www.densonmedical.com/accreditations


1. Mengapa Medan Menjadi Surga Kuliner

Medan adalah rumah bagi keberagaman cita rasa. Banyak ahli kuliner mengatakan bahwa kota ini adalah salah satu kota dengan kekayaan rasa terbaik di Indonesia. Ada beberapa alasan mengapa Medan menjadi destinasi terbaik untuk pecinta kuliner:

1. Pengaruh Budaya yang Sangat Beragam

Etnis Batak memiliki kuliner yang identik dengan andaliman, bumbu bersensasi kebas yang hanya tumbuh di dataran tinggi tertentu. Etnis Tionghoa menyajikan aneka hidangan berbasis mie, kwetiau, dan olahan pork yang khas. Melayu kaya dengan masakan santan dan rempah. Sementara India memberikan sentuhan kari, roti cane, hingga hidangan pedas aromatik. Semua ini berbaur secara harmonis.

2. Banyaknya Kuliner Legendaris Puluhan Tahun

Beberapa rumah makan di Medan sudah berdiri sejak tahun 1950-an atau bahkan sebelumnya. Resepnya turun-temurun, menjaga rasa asli tanpa banyak perubahan. Hal ini memberikan keotentikan yang membuat kuliner Medan dicari banyak orang.

3. Street Food Hidup 24 Jam

Medan adalah kota yang “tidak tidur”. Banyak kedai makan buka dari subuh, dan sebagian lainnya buka justru ketika malam tiba. Di kota ini, Anda bisa sarapan soto pukul 7 pagi, menyeruput kopi khas di sore hari, lalu lanjut menikmati sate atau kuliner pedas pada tengah malam.

4. Rasa Makanan yang Berani dan Kuat

Medan terkenal dengan ciri rasa makanan yang tegas: pedas, gurih, asam, dan kaya rempah. Makanan-makanannya jarang terasa hambar. Bahkan hidangan kuah pun biasanya sangat pekat dan berminyak—sebuah tanda kualitas rempah yang melimpah.


2. Daftar Kuliner Khas Medan yang Wajib Anda Coba

Di bagian ini, kita akan membahas hidangan yang menjadi identitas kuliner kota Medan. Banyak di antaranya sangat ikonik dan hanya bisa dirasakan secara maksimal di tempat asalnya.


2.1 Soto Medan

Soto Medan memiliki kuah santan yang kental dan berwarna kuning keemasan. Rempah seperti ketumbar, jintan, jahe, lengkuas, dan serai menjadikannya sangat aromatik. Biasanya disajikan dengan ayam atau daging sapi, ditambah perkedel, bawang goreng, sambal hijau, dan nasi.

Yang membuat Soto Medan berbeda adalah sensasi gurih yang kuat dan tekstur kuah yang pekat. Banyak wisatawan rela mengantri di pagi hari hanya untuk menyantap semangkuk soto ini.


2.2 Mie Aceh Titi Bobrok

Meski berasal dari Aceh, Medan seperti memberi “rumah kedua” bagi makanan ini. Ciri khasnya adalah mie tebal dengan bumbu rempah pedas, disajikan dengan daging sapi, kambing, atau seafood.

Ada beberapa tipe penyajian:

  • Mie Aceh Goreng

  • Mie Aceh Basah

  • Mie Aceh Kuah

Setiap jenis memiliki tekstur dan tingkat kekentalan kuah yang berbeda, tetapi semuanya kaya rasa dan aromatik. Sambal acar bawang yang segar menambah kenikmatan hidangan ini.


2.3 Mie Gomak

Biasa disebut sebagai “spageti Batak”. Menggunakan mie lidi dengan tekstur agak tebal. Ciri khasnya terletak pada bumbu andaliman dan arsik yang memberikan sensasi pedas dan getir unik.

Mie gomak ada dua jenis:

  • Mie Gomak Kuah

  • Mie Gomak Goreng

Rasanya tradisional dan kuat, cocok bagi Anda yang ingin merasakan masakan Batak yang otentik.


2.4 Bihun Bebek

Bihun bebek khas Medan sangat terkenal karena kuah kaldu bebeknya yang harum dan gurih. Kaldu ini dimasak selama berjam-jam hingga menghasilkan rasa pekat dan warna yang menarik. Bihunnya halus, daging bebeknya lembut dan tidak berbau.

Salah satu cirinya adalah taburan bawang putih goreng dan daun bawang yang sangat banyak, menambah aroma dan cita rasa.


2.5 Babi Panggang Karo (BPK)

Kuliner populer bagi pecinta makanan non-halal. BPK menggunakan bumbu khas Karo seperti andaliman, bawang merah, bawang putih, serta saus darah pedas yang disebut “sambal gota”.

Biasanya disajikan bersama daun singkong tumbuk dan nasi panas. Rasanya gurih, pedas, dan wangi rempah yang sangat khas.


2.6 Sate Memeng

Sate legendaris yang khas dengan bumbu kacang dan kuah gulai. Tempat ini dikenal sebagai destinasi makan malam favorit warga Medan.

Satenya empuk, bumbunya gurih, dan porsinya jumbo. Ada sate sapi dan kambing, dengan pilihan bumbu kacang, kecap, atau kuah gulai pedas.


2.7 Rujak Kolam

Rujak buah dengan bumbu pedas-manis yang kuat. Lokasinya dekat area taman kota sehingga cocok sebagai camilan sore. Potongan buah segar disiram dengan bumbu kacang yang kaya aroma gula merah.


2.8 Kwetiau Medan

Berbeda dari kwetiau di kota lain, kwetiau Medan terkenal dengan tekstur mie lebar yang kenyal dan bumbu minyak yang harum. Biasanya digoreng dengan daging ayam atau babi, telur, tauge, dan sayuran.

Kwetiau goreng Medan punya ciri khas rasa gurih yang dominan.


2.9 Teh Susu Telur (TST)

Minuman unik khas Medan. Terdiri dari telur bebek, susu, dan teh panas yang dikocok hingga berbusa. Banyak orang percaya minuman ini dapat menambah stamina.

Rasanya creamy, manis, namun ringan karena dipadukan dengan teh.


2.10 Bika Ambon

Meski namanya Ambon, kue ini adalah khas Medan. Teksturnya lembut berongga, aromanya wangi, dan rasanya manis. Kue ini dibuat dengan cara fermentasi sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan tekstur sarang lebah yang sempurna.

Varian rasa yang populer:

  • Pandan

  • Durian

  • Keju

  • Cokelat


2.11 Bolu Meranti

Bolu gulung favorit warga Medan dan wisatawan. Teksturnya lembut, rasanya manis namun tidak berlebihan, dan memiliki aneka isi seperti keju, cokelat, dan blueberry. Cocok untuk oleh-oleh.


3. Kawasan Kuliner Terpopuler di Medan

Bagi wisatawan, kuliner Medan tidak hanya soal makanannya, tetapi juga pengalaman menikmati suasana kota. Berikut adalah beberapa kawasan favorit.


3.1 Jalan Selat Panjang

Jalan ini hidup hampir setiap malam. Di sini, Anda akan menemukan berbagai jenis makanan Tionghoa seperti bakmi, kwetiau, sate babi, bakso ikan, dimsum, dan lainnya. Tempat ini dikenal sebagai “surga street food malam hari”.

Aroma masakan dari setiap kedai membuat siapa pun sulit menahan lapar. Banyak wisatawan rela menghabiskan waktu berjam-jam di sini.


3.2 Kesawan

Kesawan adalah kawasan tua di Medan yang penuh bangunan bersejarah. Di balik suasananya yang klasik, terdapat banyak kuliner legendaris. Bihun bebek, kwetiau, es krim tempo dulu, hingga kopi klasik dapat ditemukan di sini.

Kesawan menjadi salah satu tempat terbaik untuk wisata kuliner karena menawarkan perpaduan budaya, sejarah, dan makanan.


3.3 Merdeka Walk

Tempat ini cocok untuk wisatawan yang suka suasana modern. Banyak restoran, kafe, dan jajanan lokal buka hingga malam. Lokasinya berada di tengah kota, mudah dijangkau, dan sering menjadi area nongkrong favorit anak muda.


3.4 Kedai Kopi Klasik Medan

Medan punya budaya kopi yang kuat. Kedai kopi tua dengan bangku kayu, kopi tubruk, roti bakar, dan suasana tradisional menjadi daya tarik tersendiri. Banyak wisatawan datang untuk menikmati kopi robusta khas yang aromatik dan kuat.


4. Tips Penting Sebelum Wisata Kuliner di Medan

Wisata kuliner di Medan akan lebih menyenangkan jika Anda mengetahui beberapa tips ini:

1. Perhatikan Jam Buka

Sebagian kuliner hanya tersedia pada jam tertentu. Soto biasanya buka pagi, sate lebih banyak buka malam.

2. Sediakan Uang Tunai

Banyak kedai tradisional belum menerima pembayaran digital.

3. Siapkan Perut

Jangan makan terlalu kenyang di satu tempat. Medan punya terlalu banyak hidangan enak untuk dilewatkan.

4. Jangan Takut Mencoba Rasa Baru

Beberapa makanan Medan mungkin berbeda dari kebiasaan Anda, seperti andaliman atau sambal khas Batak. Namun justru ini yang membuat kuliner Medan istimewa.

5. Cek Tingkat Pedas

Beberapa makanan sangat pedas. Selalu tanyakan tingkat kepedasan sebelum memesan.


5. Rute Wisata Kuliner 1 Hari di Medan

Ingin menjelajah Medan dalam sehari? Ini rute yang bisa Anda ikuti:

  • Pagi: Soto Medan

  • Menjelang Siang: Bihun bebek

  • Siang: Mie Aceh atau Mie Gomak

  • Sore: Rujak Kolam atau es krim klasik

  • Malam: Sate Memeng atau kwetiau Medan

  • Penutup: Teh telur dan beli oleh-oleh seperti bika ambon atau bolu Meranti


6. Penutup

Medan bukan sekadar kota, melainkan perayaan rasa yang terus hidup dari masa ke masa. Setiap suku, setiap daerah, setiap tradisi memberikan sentuhan unik dalam dunia kuliner kota ini. Tak peduli apakah Anda penikmat pedas, penggemar street food, penyuka makanan tradisional, atau pencinta makanan manis, Medan selalu punya sesuatu untuk memanjakan lidah.

Jika Anda mencari destinasi kuliner yang lengkap, autentik, kaya rasa, dan penuh cerita, maka Medan adalah jawabannya. Setelah mencicipi hidangan-hidangan favorit kota ini, bisa dipastikan Anda akan ingin kembali lagi—karena satu kali kunjungan tidak cukup untuk menikmati seluruh kekayaan kuliner Medan.